Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Senang menuntut ilmu dan mengamalkannya

  Lembar Kerja 5 Senang menuntut ilmu dan mengamalkannya   Nama                    : ……………………………………………………………………… Kelas / Semester :  X ( Sepuluh )   /  Ganjil                                              Mapel                    : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti           Hari / Tanggal      : ………………………………………………………………………   Baca dan Pahami materi berikut, Kemudian Kerjakan Latihan Soalnya!   1.     Pengertian suatu usa...

DOA HUT RI KE-75

  DOA PADA DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE 75 SENIN, 17 AGUSTUS 2020 الحمدلله ربّ العالمين، حمداشاكرين حمدا ناعمين حمدا يوافي نعمه ويكافي مزيده، ياربّنا لك الحمدُ ولك الشّكــرُ كما ينبغي لجلال وجهك الكريمِ وعظيمِ سلطانك، اللهم صلّ وسلّم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين. Ya Allah Tuhan yang Maha Kuasa Puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu, atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan pada Bangsa kami. Atas Ridho dan Kuasa-Mu Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan. Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan Bangsa kami yang ke-75.

DOA PERPISAHAN

ا َ لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهْ. Hadirin sekalian yang kami hormati, Sebelum kita berdoa mari kita bersama-sama memperbarui keaksian kita dan bermohon ampunan akan dosa-dosa kita kepada Allah swt :   أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله. و أشهد أن محمدا رسول الله - ۳ x أستغفرالله العظيم - ۳ x لا حول و لا قوة إلا بالله العلي العظيم - ۳ x Al-Fatihah. . . .   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ * وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن حَمْدَ الشَّاكِريْنَ حَمدَ النَّاعِميْنَ حَمدًا يُّوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ . اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا، مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْأَفَاتِ، وَتَقْضِى لَنَا بِهَا ، جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا ، مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا ، عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ ،   وَتُبَلِّغُنَا بِهَا، أَقْصَى الْغَ...

Pelajaran dari Sebuah Jam

Kisah berikut hanyalah fiktif dan permisalan: Seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, sanggupkah kamu berdetak 31.104.000 kali selama setahun?” “Ha?! Sebanyak itukah?!” kata jam terperanjat, “Aku tidak akan sanggup!” “Ya sudah, bagaimana kalau 86.400 kali saja dalam sehari?” “Delapan puluh ribu empat ratus kali?! Dengan jarum yang ramping seperti ini?! Tidak, sepertinya aku tidak sanggup,” jawab jam penuh keraguan. “Baik, bagaimana jika 3.600 kali dalam satu jam?”

Penerimaan Wahyu Nabi Muhammad

Penerimaan Wahyu Nabi Muhammad 1. Malaikat Jiblril datang kepada Nabi Muhammad seperti bunyi lonceng. Inilah kondisi paling berat yang dialami Nabi saat menerima wahyu Allah melalui Malaikat Jibril. Tubuh beliau menggigil dan keringat bercucurang dari tubuh beliau karena mendengar suara lonceng yang begitu menggetarkan. 2. Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dengan wujud seorang laki-laki yang sangat tampan. Dengan wujud seperti itu Malaikat JIbril mengajarkan wahyu kepada Nabi Muhammad , sehingga Nabi mengetahui dan hafal benar wahyu tersebut.

Taksonomi Bloom

Taksonomi Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan . Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956 . Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu: Cognitive Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan , pengertian, dan keterampilan berpikir . Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat , sikap , apresiasi, dan cara penyesuaian diri. Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang , dan mengoperasikan mesin. Beberapa istilah lain yang juga menggambarkan hal yang sama dengan ketiga domai...

PENGARUH ORANGTUA YANG SHALIH TERHADAP ANAK

PENGARUH ORANGTUA YANG SHALIH TERHADAP ANAK Kesalihan kedua orangtua merupakan teladan yang baik bagi anak, mempunyai pengaruh yang besar terhadap kejiwaan anak. Apabila kedua orangtua mempunyai kedisiplinan untuk bertakwa kepada Allah swt dan mengikutijalan Allah swt, dan juga terus ada kerja sama antara kedua orangtua untuk menunaikan hal tersebut, maka anak akan ikut tumbuh pula dalam ketaatan dan kepatuan kepada Allah swt karena mencontoh kedua orangtuanya. Inilah yang ditegaskan oleh ayat yang mulia, “Sebagian keturunan menyerupai turunannya.” (QS. Ali Imran: 34)

Hadirkan Mereka Dalam Do'a

Hadirkan mereka (anak didik) dalam doa Guru adalah “orang tua kedua” bagi anak. Maka, hendaknya guru memang berusaha untuk itu. Maksudnya,  guru perlu melaksanakan hal-hal sebagaimana dilakukan oleh orang tua kepada anaknya. Salah satu contohnya adalah mendoakan anaknya secara rahasia, tiada yang tahu, termasuk anak yang didoakan. Guru bisa mendoakan murid setiap selesai shalat fardhu, shalat sunah, atau bahkan menhadirkan mereka di dalam doa-doa khusus yang dilaksanakan saat mengerjakan shalat malam. Ini sangat penting untuk memudahkan guru menuju keberhasilan proses pendidikan.

Karakteristik guru inspiratif

Guru ispiratif akan selalu memberikan perspektik pencerahan kepada para siswanya. Mereka tidak sekedar mengajar sebagai kewajiban, tetapi juga senantiasa dan berusaha semaksimal mungkin mengembangkan potensi, wawasan, cara pandang, dan orientasi hidup siswa-siswanya. Sebab kesuksesan mengajar tidak hanya diukur secara kuantitatif dari evaluasi dari angka-angka yang diperolah dalam evaluasi, tetapi juga pada bagaimana para siswanya menjalani kehidupan selanjutnya setelah mereka menyelesaikan masa-masa studinya. [1]

Kompetensi Guru Inspiratif

Bagi seorang gur u inspiratif, setidaknya memiliki tiga jenis kompetensi, yaitu: Pertama , kompetensi professional. Kata professional berasal dari kata sifat yang berarti pencarian dan sebagai kata benda yang berarti orang yang mempunyai keahlian seperti guru, ilmuwan, dokter, hakim dsb. Pekerjaan professional adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang khusus dipersiapkan untuk pekerjaan itu dan bukan pekerjan yang harus dilakukan oleh mereka yang karena tidak mendapat pekerjaan lain. Menururt WJS Poerwadarminta, kata profesional memiliki beberapa arti, yaitu: bersangkutan dengan profesi, memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, dan mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya.